SEJARAH: HARI INI
walau kemarin berlalu tanpa hari ini
tetap kuharap ini datang ini kali
dan kau tetaplah bersendiri diruang itu
ditempat semua lelaki mengambil semua perannya
sendiri-sendiri tanpa peduli jenis kelamin
atau isi otakmu
sementara aku?ha…ha..ha..ha..
tertawa sepanjan abad sepanjang jarak
yang dapat kutempuh dengan puisi
lalu puisi? ha.ha,…..ha..
ia cuma tawa yang tiada habisnya
walau kemarin dan ini hai tak ada diwaktu nanti.
kau percaya?kau tidakpercaya?
bahwa kita sekarang
tidak ada dalam waktu namun.
dalam penjara yang kita inginkan
sekaligus tidak kita harapkan
itulah hari ini.
Belum ada komentar.
Tinggalkan Balasan
-
Terkini
-
Tautan
-
Arsip
- Desember 2008 (7)
- November 2008 (8)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS